Sepertinya sudah menjadi trend (atau strategi advertising?) di Hollywood untuk membuat trailer jauh sebelum filmnya dirilis.
Begitu juga trailer film Sucker Punch yang akan dirilis tahun 2011 nanti sudah tersedia secara online di internet. Well, untuk saya pribadi trailer ini cukup sukses menarik perhatian, terbukti dari banyaknya count dan comment video di youtube dan juga prediksi-prediksi yang bertebaran di internet. Beberapa informasi dari hasil googling: Film Sucker Punch memperlihatkan dunia khayalan tokoh utama Babydoll yang diperankan Emily Browing. Dari trailernya kita bisa melihat kalau tokoh utama tinggal di tempat bernama 'Lennox House', yaitu tempat penampungan orang dengan masalah mental, mungkin semacam rumah sakit jiwa.
Selain Browing masih ada 5 gadis seksi berkostum ketat lainnya Carla Gugino (Madam Gorski), Jena Malone (Rocket), Vanessa Hudgens (Blondie), Jamie Chung (Amber), dan Abbie Cornish (Sweetpea).Tak hanya itu, dalam cuplikan trailer juga menampilkan seekor naga yang dapat menyemburkan api. Keseluruhan trailer ini terlihat seperti campuran video game dan anime dipadu dengan gaya khas Zack Snyder. "Next Year, You Will Be Unprepared" Sucker Punch mengambil masa di tahun 1950-an dimana seorang gadis bernama Babydoll (Browning) yang mengalami gangguan mental dan dikurung dalam rumah sakit jiwa oleh ayah tirinya yang kejam. Selama di rumah sakit jiwa, Babydoll berimajinasi liar dengan menciptakan dunianya sendiri untuk menghindari realita kehidupannya yang gelap. Ia mulai merencanakan kabur dari rumah sakit tersebut dengan syarat harus mencuri 5 benda terlebih dulu. Hingga akhirnya imajinasi liarnya membuat batas mimpi dan kenyataan menjadi kabur dan berpotensi berakhir tragis. Sucker Punch dibintangi Carla Gugino, Vanessa Hudgens, Jena Malone, Jon Hamm, Michael Jai White, Abbie Cornish, Emily Browning, dan Jamie Chung. Film action fantasi yang disutradarai Zack Snyder ini akan dirilis 25 Maret 2011 dan ditayangkan dengan format 2D, 3D, dan 3D IMAX. more info: http://www.imdb.com/title/tt0978764/
Salah satu ciri khas film-film yang dibintangi Angelina Jolie mungkin karakter ‘super woman’, atau wanita yang banyak melakukan
tion, dari mulai dari Tomb Raider, Mr. & Mrs. Smith, dan Wanted, sepertinya Jolie memang aktris senior dalam film berjenis ‘woman in action’.
Pertama kali mendengar film ini dirilis membuat saya bingung, apa film ini berhubungan dengan garam? :P. Setelah melihat trailernya baru tahu kalau Salt adalah nama belakang dari seorang agen Rusia, Evelyn Salt.
Cerita tentang agen rahasia rusia yang menyusup ke lembaga pemerintahan AS memang sudah sering dicaritakan di film-film Hollywood, jadi merupakan tantangan berat bagi sang sutradara untuk membuat film dengan tema yang biasa agar terlihat fresh (well, tidak 100% pastinya) .
Untungnya, film yang berjudul nama belakang tokoh utamanya ini berfokus kepada sosok Evelyn Salt, well, lebih tepatnya konflik pribadi dirnya. Dengan tagline ‘who is Salt?’ film ini berfokus menguak jati diri Salt sebenarnya.
Dilihat dari segi ceritanya film ini memiliki banyak kemiripan dengan trilogi film Bourne yang diperankan Matt Damon, pertama: keduanya sama-sama sedang dalam konflik jati diri, kedua: keduanya bekerja di CIA, dan yang ketiga: keduanya merupakan spy/agen rahasia. Sedangkan dari segi action lebih menyerupai film James Bond (namun minus peralatan canggih :p).
Adegan awal film ini adalah adegan Evelyn Salt yang disiksa di Korea Utara untuk mengungkapkan rahasia dia bekerja untuk siapa, mengingatkan pada film James Bond: Die Another Day (coincident? Not sure :p). Lalu berlanjut dengan adegan Salt dibebaskan dari tahanannya.
Salt adalah agen CIA yang kemudian mendapat tugas menginterogasi defector dari Rusia, ditengah interogasi dia mengungkapkan bahwa Salt adalah seorang ‘Russian Spy’ dari organisasi penyelundup agen rahasia dari Rusia untuk menghancurkan AS. Benarkah?
And the story goes on...
Sejak interogasi yang mengejutkan tersebut kemudian cerita beralih menjadi proses pencarian siapa sebenarnya wanita asin ini? (Salt = garam. lol). Adegan interogasi menjadi awal konflik di film ini yang membawa kepada perkembangan cerita selanjutnya. Penonton seakan dibuat ikut mempertanyakan jati diri Salt yang sebenarnya, clue demi clue diberikan satu-satu serta potongan flash-back masa lalu Salt dari mulai sejak dia berusia 12 tahun.
Complicated? Yeah.
¾ dari keseluruhan film kita masih belum mengetahui identitas Salt yang sebenarnya, baru ¼ terakhir kita mengetahui niat Salt yang sebenarnya, cerita dengan grafik intense yang terus naik terbilang sangat bagus di film ini.
Adegan action di film ini, well, lumayanlah. Walaupun sebenarnya tidak terlalu fresh dan baru. Adegan kejar-kejaran di jalan raya mengingatkan dengan aksi Jason Bourne, selebihnya terlihat seperti adaptasi acion James Bond, namun terlihat natural dan tidak terlalu berlebihan. Saya melihat action di film ini hanya sebagai pemanis saja, karena action di film ini tidak terlalu istimewa. Btw, adegan saat Jolie menyamar menjadi laki-laki di white house lumayan menggelitik :D.
Sayang ending film ini kurang greget, mungkin sengaja dibuat menggantung supaya bisa dibuat sekuel-nya? Who knows.
Walaupun tidak menawarkan cerita yang fresh dan action yang 'standar', film ini cukup entertaining untuk ditonton, mungkin ini dampak film Inception yang membuat film-film lain yang diputar di waktu bersamaan jadi 'kurang nendang'.
Apa yang anda harapkan dari film karya sutradara yang sebelumnya sukses besar dengan The Dark Knight, dan dibintangi aktor kelas atas Leonardo DiCaprio? Tentunya sebuah suguhan film dengan suguhan visual dan cerita yang luar biasa. Sepertinya sangat wajar bila kita mempunya ekspektasi tinggi ketika menonton film Inception, walapun sepengalaman saya menonton dengan ekspektasi tinggi biasanya mengecewakan.
Well prepare to blow your mind..!
Inception bercerita mengenai tokoh Dan Cobb (Leonardo DiCaprio) yang merupakan spesialis ‘mimpi’ (atau bahasa kerennya: Keamanan bawah sadar). Yang membuat Dan Cobb istimewa adalah kemampuannya untuk masuk kedalam mimpi seseorang dan mengambil ‘ide’nya, dalam melakukan hal ini dia dibantu oleh alat penghubung yang berbentuk seperti koper. Kemampuan unik Cobb membuat dia sering disewa oleh perusahaan besar untuk melakukan pencurian ide, hal ini membuat dia terkenal di kalangan penjahat kelas atas. Kegiatan pencurian pikiran dari alam mimpi ini disebut extraction. Namun dalam film ini Dan Cobb harus melakukan hal yang unik dan kebalikan dari extraction, yaitu Inception, menanamkan ide kedalam pikiran seseorang melalui mimpi.
Kegiatan masuk kedalam alam mimpi merupakan hal yang berbahaya, karena dengan masuk ke alam bawah sadar sangat labil dan jika tidak dilakukan dengan benar akan berdampak sangat buruk, hal ini juga yang menyebabkan Dan Cobb kehilangan istrinya, Mal (Marion Cotillard). Dihantui trauma masa lalu yang tidak menyenangkan, Dan Cobb terjebak kedalam situasi yang mengharuskan dia melakukan kegiatan Inception, ya, melakukan kegiatan yang sebelumnya telah merenggut nyawa istrinya.
Hal ini yang menjadi tantangan tersulit Cobb, ditengah trauma masa lalunya, dia mau tidak mau harus bekerja dengan Saito (Ken Watanabe), seorang pebisnis dari Jepang yang mempunyai project dengan misi menanamkan sebuah ide kedalam benak Robert Fischer, Jr. (Cillian Murphy). Dalam melakukan hal ini Cobb tidak dapat melakukannya sendiri, diapun mengajak Ariadne (Ellen Page) sebagai ‘arsitektur’ mimpi yang akan digunakan untuk masuk kedalam benak Fischer. Sebuah aksi yang berbahaya dan beresiko fatal, seperti tagline film ini:
"What's the most resilient parasite? An Idea. A single idea from the human mind can build cities. An idea can transform the world and rewrite all the rules." - Dom Cobb
Ditengah maraknya film-film sekuel, adaptasi, remake, dan reboot, Inception datang dengan ide yang original murni dari sang sutradara Christoper Nolan. Dengan begitu film ini cukup menepis anggapan masyarakat umum bahwa Hollywood sedang ‘kehabisan ide’. Walaupun begitu ide film Inception dengan konsep pikiran mannusia bukanlah hal yang benar-benar baru, sebelumnya sudah ada film dengan tema pikiran manusia, mulai dari hilangnya ingatan di film Memento dan Insomnia, manipulasi pikiran di Eternal Sunshine of Spotless Mind, sampai pencarian jati diri di trilogi Bourne.
Ide film Inception sebenarnya sudah ada di beak Nolan sejak umur 16 tahun, dan kemudian ia kembangkan sampai delapan tahun kemudia Inception benar-benar dibuat kedalam layar lebar (sangat disayangkan tidak ditampilkan dalam format 3D yang lagi nge-trend sekarang). Mengapa membutuhkan waktu begitu lama untuk mengembangkan ide cerita? Kalau kamu sudah menonton Inception pasti mengerti, cerita di film ini merupakan cerita yang kompleks yang tidak mungkin ditulis dalam waktu sekejap, bahkan untuk ukuran film papan atas cerita film ini terbilang sangat kompleks. Hal yang mengejutkan bahwa ternyata film ini dapat dituturkan dengan logis dan tidak membingungkan (jika kamu tidak ngantuk saat menontonnya :P).
Pemilihan cast patut diacungi jempol, sepertinya pantas jika karakter dengan berbagai kompleksitas ditujukan kepada Leonardo DiCaprio, pemilihan cast yang lain juga dibilang pas, semua karakter memiliki peran yang jelas seingga banyaknya karakter di film ini tidak terlihat seperti ‘pemborosan’.
Overall, sebagai film pertengahan tahun 2010 rasanya Inception sudah membooking tempatnya di ajang Oscar, ide yang original mampu mendobrak kesan film-fllm Hollywood yang sudah kehabisan ide. Dengan budget $160 juta, rasanya film ini merupakan film yang sayang untuk dilewatkan, terutama jika kamu menginginkan film dengan konsep cerita yang ‘fresh’ ;).