Microsoft TouchWall

Written on 1:00 PM by Harits Anwar

Apa alat bantu presentasi yang paling populer? Tentu jawabannya adalah inFocus, alat yang paling berguna untuk menampilkan slide show... setidaknya sampai saat ini. Untuk beberapa tahun kedepan? mungkin inFocus tidak akan digunakan lagi. Why? Karena baru-baru ini Microsoft memperkenalkan TouchWall, sebuah komputer touchscreen yang berbasiskan fitur multi-touch seperti namanya.

Bos Microsoft, Bill Gates di rapat tahunan Microsoft, yang berjudul "The Next Wave of Business Productivity and the Challenge of Continual Innovation" juga menunjukkan hal ini. Dalam sesi ini, ia memamerkan prototipe Microsoft yang terbaru, dinamakan TouchWall. TouchWall adalah salah satu dari berbagai proyek multitouch Microsoft berukuran 4 x 6 kaki (sekitar 1,2 x ,8 meter) yang pada intinya adalah sebuah versi lain dari Microsoft Surface 




"Setiap kali saya mendekat dan menyentuhnya, perangkat lunak ini akan mendeteksinya," tutur Gates. Apapun yang dilakukannya, TouchWall tidak bereaksi. "Secara teori," tambah Gates yang mengundang tawa penonton. TouchWall baru bekerja beberapa detik kemudian, dan selain bug kecil di awal, beroperasi secara mulus untuk susa presentasi tersebut. Aplikasi di belakang TouchWall dinamakan Plex yang dikembangkan oleh para anggota Office Labs

Gates memperkirakan TouchWall akan digunakan pada beberapa tahun kedepan oleh perusahaan korporat, walau tidak menutup kemungkinan dapat juga digunakan di rumah (sebagai pengganti televisi mungkin :p). Namun sayangnya Gates tidak memberikan detil tanggal resmi kapan produk itu bisa digunakan secara komersil.




Google Chrome

Written on 5:24 PM by Harits Anwar



Tampaknya perang web browser akan semakin panas saja, baru beberapa bulan yang lalu firefox memperkenalkan firefox 3 dan opera dengan opera 9.5. Sekarang Google pun ikut membuat browser yang bernama Google Chrome.

Saya pertama kali tahu browser ini dari situs google, disitu terdapat link untuk mendownload Google Chrome. Lalu karena penasaran, saya coba install saja. Dan ternyata file-nya kecil, hanya 474kb, saya sempat heran ko bisa ada browser yang file installernya hanya 474kb?

Ok lalu saya install Google Chrome tersebut, dan ternyata file installer tersebut masih harus men-download lagi dari internet, alias tidak bisa langsung install, memang agak kurang praktis dan merepotkan :p. 

Saya mendownload dari situs google.co.id, yang tentu saja berbahasa Indonesia, bahkan default bahasa browsernya pun menggunakan bahasa Indonesia! Lucu juga melihat kata-kata bahasa indonesia pada browser, banyak keanehan (kalau tidak mau dibilang hancur :p) didalamnya. Misalnya pada pilihan options Kata 'Under the Hood' diterjemahkan menjadi 'Dibalik Terpal', lalu 'Minor Tweaks' menjadi 'Otak Atik Kecil, dll. Saya sampai ketawa geli sendiri melihat bahasa Inggris (yang memang tidak ada pandanannya dalam bahasa Indonesia) 'dipaksakan' untuk diterjemahkan sehingga menjadi lucu. 

Melihat interface-nya, Google Chrome terkesan sangat Minimalis (seperti situs google yang minimalis), tidak banyak tombol ataupun menu toolbar layaknya browser lain (Mungkin merepotkan bagi newbie, tapi lama kelamaan akan terbiasa.) Hmm.. mungkin memang itu filosofi Google: Simple and Fast! Tersedia juga fitur most visited tab yang menyerupai speed-dial Opera. Menurut saya keseluruhan tampilan browser ini lebih mirip opera.

Ok saya coba browsing memakai browser baru ini, saya rasa, kelebihan browser ini yang paling terasa adalah kecepatannya, me-load web dengan banyak javascript dan format ajax (seperti YahooMail) bisa dilakukan dengan lancar. Kekurangan browser ini terletak pada tidak tersedianya skin/theme tambahan dan fitur pengelolaan tabs dan history yang menurut saya masih kalah jauh dibanding Firefox dan Opera (Saya agak kesulitan mencari history web yang pernah saya buka).

Ketika saya buka Task Manager, ternyata Google Chrome hanya memakai sedikit resource memori, tercatat browser ini hanya memakai 42Mb dengan 8 tabs terbuka, tidak seperti firefox atau opera yang boros resource.

Well, kesimpulannya mungkin sekarang saya akan memakai Opera dan Google Chrome sebagai browser default saya (kecuali jika pengelolaan history-nya lebih baik, maka saya akan tinggalkan Opera :p ), and... say goodbye to firefox.

Kevin Mitnick, the 'Hacker Legend'

Written on 9:52 AM by Harits Anwar


Sebuah ketukan terdengar dari pintu apartemennya, Kevin Mitnick membuka pintu dan mendapati lusinan agen FBI dan penegak hukum lain sudah bersiap untuk menangkapnya. Ini adalah akhir perjalanan seorang hacker yang terpaksa buron demi menghindari hukuman penjara. Hacker yang selama masa buronannya itu telah mendapatkan status legendaris, bahkan telah tumbuh menjadi sebuah mitos yang lebih besar dari dirinya sendiri


Penangkapan yang terjadi pada 1995 itu menandai awal dari kasus penahanan yang paling kontroversial terhadap seorang pelaku kejahatan cyber. Mitnick adalah seorang penyusup pada sistem komputer menjelma sebagai America’s Most Wanted Hacker.

Kecanduan Komputer

Mitnick mudah mempelajari komputer dengan nongkrong di toko radioshack atau diperpustakaan umum, keluarganya tidak cukup berduit untuk memiliki komputer sendiri. Kesukaannya pada komputer berkembang hingga ia dewasa.

Pada periode 1990-an, Mitnick mudah sekali keluar masuk sistem komputer. Namun pada akhir 1980-an ia sebenarnya ingin meninggalkan hobynya tersebut dan mulai mencari pekerjaan yang sah. Sayangnya, sebelum ia bisa melakukan itu, pada 1987 ia tertangkap karena menyusup perusahaan Santa Cruz Organization, sebuah perusahaan piranti lunak yang terutama bergerak dibidang sistem operasi Unix. Ketika itu pengacara mitnik berhasil menurunkan tuduhan kejahatan menjadi tindakan yang kurang baik, Mitnick pun hanya di ganjar 3 tahun masa percobaan.

Tidak sampai setahun Mitnick kembali tersandung kasus hukum. Gara-garanya seorang teman yang komputernya ia gunakan untuk membobol komputer lain melaporkan Mitnick yang berwajib kali itu yang dibobol Mitnick adalah milik Digital Equipment Corporation. Setiap kali membobol komputer yang dilakukan mitnik adalah mengambil code penyusun dari piranti lunak. Kode itu kemudian dia pelajari dengan sungguh-sungguh, terkadang menemukan beberapa kelemahan didalamnya. Dalam sebuah kesempatan Mitnick hanya mengaku mengambil kode penyusun dari piranti lunak yang ia sukai atau yang menarik baginya.

Dalam kasus DEC Mitnick mendapatkan masa tahanan yang lebih berat. Ketika itu pengacaranya menyebut Mitnick memiliki, ‘kecanduan pada komputer yang tidak bisa dihentikan’. Ia diganjar 1 tahun penjara.

Di penjara Mitnick mendapatkan pengalaman yang buruk. Pada saat itu legenda Kevin Mitnick atau yang lebih dikenal juga dengan nama samaran ‘the condor’, sudah semakin membesar. Reputasinya sebagai seorang
penjahat komputer juga semakin membumbung melebihi kenyataan. Sipir di Lompoc, penjara tempat Mitnick berada, mengira Mitnick bisa menyusup kedalam komputer hanya dengan berbekal suara dan telepon. Walhasil
Mitnick bukan hanya tidak boleh menggunakan telepon, ia juga menghabiskan waktu berbulan bulan dalam ruang isolasi. Tak heran jika kemudian ia dikabarkan mengalami sedikit gangguan jiwa saat menjalani hukuman di Lompoc.

Tahun 1989 Mitnick dilepaskan dari penjara. Ia berusaha mencari pekerjaan yang resmi, namun statusnya sebagai mantan narapidana membuat Mitnick sulit mempertahankan pekerjaan. Akhirnya ia bekerja sebagai
pendulang informasi untuk kantor penyelidik kantor swasta. Tentunya ini menyeret Mitnick kembali kepada dalam dunia yang abu-abu dan hitam. Pada awal 1990-an, Mitnickpun dicari lagi oleh FBI. Kali ini takut akan masuk ruang isolasi selama bertahun-tahun, Mitnick memutuskan untuk kabur.

Hacking The Human Side

Keahlian Mitnick sebagai hacker tidak terbatas pada kemapuan teknis belaka. Ia merupakan pada kemampuan teknis belaka. Ia merupakan seorang yang memahami betul bahwa keamanan sistem komputer terdiri dari aspek kebijakan organisasi, sumber daya manusia, proses yang terlibat serta teknologi yang digunakan. Seandainya ia seoarang pahlawan super kemapuannya utama Mitnick adalah seoarang yang mempraktekan ilmu social engginering alias rekayasa sosial. Ini adalah sebuah teknik mendapatkan informasi penting, semisal password, dengan memanfaatkan kelemahan manusiawi.

Kemampuan Mitnick paling baik diilustrasikan dalam cerita berikut, cerita yang dikisahkan Mitnick sendiri pada sebuah forum online Slasdot.org

“Pada satu kesempatan, saya ditantang oleh seorang teman untuk mendapatkan nomor (telepon) Sprint Foncard-nya. Ia mengatakan akan membelikan makan malam jika saya bisa mendapatkan nomor itu. Saya tidak akan menolak makan enak, jadi saya berusahan dengan menghubungi Customer Service dan perpura-pura sebagai seorang dari bagian teknologi informasi. Saya tanyakan pada petugas yang menjawab apakah ia mengalami kesulitan pada sitem yang digunakan. Ia bilang tidak, saya tanyakan sistem yang digunakan untuk mengakses data pelanggan, saya berpura-pura ingin memverifikasi. Ia menyebutkan nama sistemnya.”

“Setelah itu saya kembali menelepon Costumer Service dan dihubungkan dengan petugas yang berbeda. Saya bilang bahwa komputer saya rusak dan saya ingin melihat data seorang pelanggan. Ia mengatakan data itu sudah berjibun pertanyaan. Siapa nama anda? Anda kerja buat siapa? Alamat anda dimana? Yah, seperti itulah. Karena saya kurang riset, saya mengarang nama dan tempat saja. Gagal. Ia bilang akan melaporkan telepon telepon ini pada keamanan.”

“Karena saya mencatat namanya, saya membawa sorang teman dan memberitahukannya tentang situasi yang terjadi. Saya meminta teman itu untuk menyamar sebagai ‘penyelidik keamaman’ untuk mencatat laporan dari petugas Customer Service dan berbicara dengan petugas tadi. Sebagai ‘penyelidik’ ia mengatakan menerima laporan adanya orang berusaha mendapatkan informasi pribadinya pelanggan. Setelah tanya jawab soal telepon tadi, ‘penyelidik menyakan apa informasi yang diminta penelepon tadi. Petugas itu bilang nomor Foncard. ‘penyelidik’ bertanya, memang berapa nomornya? Dan petugas itu memberikan nomornya. Oops. Kasus selesai”

Buron

Sebaga i buronan Mitnick berusahan sebisa mungkin untuk tidak tertangkap. Ia sering berpindah-pindah tempat tinggal dan selalu menanggalkan berbagai kebiasaan. Berbagai cara ia lakukan agar tidak terlacak oleh pengejarnya. Namun ia tidak bisa meninggalkan hobinya mengoprek komputer dan jaringan Internetnya. Bahkan beberapa keahliannya konon digunakan untuk mendapatkan identitas baru.

Legenda Mitnick selama buron dalam kurang lebih dua tahun, semakin menjadi-jadi ia menjelama sebagai ‘Ninja Cyber’ yang konon bisa membobol komputer Pentagon hanya dengan remote televisi, sebuah rumor yang melebihi cerita fiksi apapun.

Mengapa Mitnick, seorang buron dalam kasus pembobolan komputer, bisa menjadi penjahat yang paling dicari? Ini tak lepas dari peran media massa. Secara khusus adalah serangkaian artikel sensasional dari John Markoff yang dimuat di New York Times.

Markoff mengutuk Mitnick bagaikan seorang teroris. Dalam sebuah pernyataan setelah lama dibebaskan, Mitnick menyebut citra dirinya yang ditampilkan Markoff bagaikan seoarang teroris yang berusaha mengendalikan nuklir dunia. “saya seakan-akan seorang Osama bin Mitnic,” ujarnya bercanda.

Markoff menggambarkan Mitnick sebagai seorang yang mematikan, tak bisa dihentikan dan layak menjadi buronan sepuluh besar FBI maupun penegak hukum lainnya. Artikel Mafkoff, yang kadang muncul di halaman depan, menjadikan Mitnick kandidat terkuat proyek percontohan atas kejahatan cyber. Maka masa depan Mitnick dalam penjara boleh dibilang sudah dituliskan saati itu juga.

Selama menjadi buron Mitnick juga terus menjalankan aksinya. Ia membobol berbagai komputer perusahaan besar. Termasuk Sun Microsystem. Ia menggunakan, dan maksutnya disini adalah membobol rekening seorang pada layanan penyimpanan online untuk menyimpan backup dari hasil aksinya. Sebenarnya Mitnick tidak bekerja sendirian namun saat tertangkap ia tak pernah mengungkapkan siapa saja rekannya.

Salah satu korban Mitnick adalah T. Shimomura, seorang ahli komputer yang dalam beberapa tulisan di Internet diragukan kebersihannya. Ada dugaan bahwa Shimomura juga seorang hacker yang kerap melakukan perbuatan ilegal. Satu hal yang banyak disetujui adalah Shimomura memiliki sikap yang arogan dan nampaknya ingin muncul sebagai pahlawan dalam kisah perburuan Mintick.

Shimomura, Markoff dan FBI bahu membahu untuk menangkap sang buronan. Panduan dari berita sensasionalnya Mafkoff, kemampuannya hacking Shimomura dan kekuatan hukum FBI pada akhirnya melacak kediaman Mitnick.

Seperti biasanya kisah tertangkapnya seoarang buron, Mitnick melakukan ketledoran. Layanan penyimpanan yang ia gunakan rupanya memiliki program otomatis untuk mencek isi file yang disimpan. Pemilik rekening yang digunakan Mitnick mendapatkan peringatan dari sistem mengenai kapasitas berlebih. Ini adalah awal tertangkapnya Mitnick.

Mitnick mengakui bahwa dirinya ceroboh karena tidak menduga bahwa FBI, Shimomura, Markoff, dan penyedia layanan telepon selular melakukan kerja sama yang begitu erat dan terpadu.

“Operator seluler melakukan pencarian dalam database penagihan mereka terhadap dial-up ke layanan Internet Netcom POP. Ini, seperti bisa diduga, membuat mereka bisa mengidentifikasi area panggilan dan nomor MIN (mobile identification number) yang saya gunakan saat itu. Karena saya kerap berganti nomor, mereka mengawasi panggilan data apapun yang terjadi di lokasi tersebut. Lalu, dengan alat Cellscope 2000 Shimomura, melacak sinyal telepon saya hingga ke lokasi yang tepat,”Mitnick menuturkan.

Dua minggu sebelum tertangkapnya Mitnick baru pindah ke Raleigh. Lokasi baru membuat kurang waspada dan ia lupa melacak jalur dial-up yang digunakannnya. Beberapa jam sebelum tertangkapnya Mitnick baru ada sesuatu yang terjadi, pelacakan dan pengawasan sedang dilakukan terhadap jalur yang ia gunakan. Saat ia sedang berusaha melacak sejauh mana pengawasan telah dilakukan hingga siapa dilbalik pelacakan tersebut, ia mendengar ketukan pintu. Mitnick membuka pintu dan berhadapan dengan lusinan U.S Marshall dan FBI.

Empat Setengah Tahun Digantung

Setelah tertangkap Mitnick ditahan tanpa kemungkinan jaminan. Ia juga tak diajukan untuk pengadilan. Kurang lebih empat tahun ia habiskan tanpa kepastian. Hal ini benar-benar membuat Mitnick frustasi.

Selama dalam penjara FBI ia tak mendapatkan kesempatan dalam kasusnya. Bahkan Mitnick dan pengacaranya tak bisa melihat data kasus tersebut karena terdapat di laptop dan akses laptop bagi Mitnick dianggap membahayakan. Mitnick dituding bisa membuat misil meluncur hanya berbekal laptop atau telepon. Larangn itu tetap berlaku meskipun pengacaranya menggunakan laptop tanpa modem dan kemampuan jaringan apapun.

Mitnick pada akhirnya dituding menyebabkan kerugian hingga ratusan juta dollar kerugian yang menurut Mitnick tidak benar, karena perusahaan yang konon dirugikan bahkan tidak melaporkan kerugian tersebut dalam laporan tahunan mereka.

Kesepakatan akhir bagi Mitnick adalah pengakuan bersalah. Bersalah dalam kasus pembobolan komputer dan penyadapan jalur telepon. Mitnick menyerah dan mengikuti itu, dengan imbalan 4 tahun tahun lebih waktunya dalam penjara diperhitungkan sebagai mas tahanan. Total Mitnick dihukum adalah 5 tahun dipenjara , 4 tahun dalam tahanan yang terkatung-katung dan 1 tahun lagi sisanya.

Ia dibebaskan pada tahun 2000 dengan syarat tak boleh menyentuh komputer atau telepon. Pada tahun 2002 baru ia boleh menggunakan komputer tapi tidak yang tersambung ke Internet. Baru tahun 2003 ia menggunakan Internet lagi untuk pertama kalinya.

Sejak dibebaskan Mitnic berusaha untuk memperbaiki hidupnya. Ia menuliskan dua buku mengenai hacking, selain itu ia juga mendirikan perusahaan konsultan keamanan sendiri. “Hacker adalah satu-satunya kejahatan yang keahliannya bisa digunakan lagi untuk sesuatu yang etis. Saya tidak pernah melihat itu dibidang lain, misal perampokan etis,” tutur Mitnick.

Jerry Yang, sang penemu Yahoo!

Written on 1:01 AM by Harits Anwar

Bagi para peselancar dunia maya, pasti kenal situs www.yahoo.com, salah satu situs terbesar di Internet. Kini lewat www.yahoo.com, para penikmat dunia maya bisa melakukan berbagai hal seperti mencari berita, mendengarkan musik, berkirim e-mail, menyimpan blog, bermain game online, atau ngobrol lewat Yahoo! Messenger (YM), dan banyak lagi fitur lainnnya.

Bahkan komunitas pengguna e-mail di seluruh dunia, lebih banyak menggunakan Yahoo sebagai alat komunikasi mereka. Padahal, salah satu hal yang paling populer dari Yahoo!, sekaligus memopulerkan situs ini adalah sebagai search engine atau mesin pencari yang andal.
Jika bicara kepopuleran dan kesuksesan situs Yahoo, tentunya tak bisa lepas dari tangan seorang pria berkebangsaan Taiwan bernama Jerry Yang. Dialah salah seorang pendiri sekaligus pemimpin dari Yahoo!.

Jerry Yang dilahirkan pada tahun 1968 di Taipei, Taiwan, dengan nama Yang Chih Yuan. Pada umur 10 tahun, ia "hanyalah" seorang imigran dari Taiwan. Bersama ibu dan adiknya, mereka hijrah dan menetap di San Jose, California, Amerika Serikat. Ayahnya sudah meninggal pada saat ia baru berumur dua tahun. Saat dia pertama masuk sekolah di San Jose, dia hanya memiliki satu kosakata bahasa Inggris, shoe (sepatu). Ketika menginjak dewasa, Yang kuliah di Stanford Universiry pada tahun 1990, dan mendapatkan gelar sarjana muda dan master dalam waktu 4 tahun.

Pada akhir tahun 1993, Jerry melanjutkan pendidikan program Ph.D. di Electrical Engineering Stanford University. Di sana, Jerry Yang berkenalan dengan teman sekampusnya David Filo. Lewat pertemanan bersama David Filo, Jerry Yang mulai menyukai kegiatan surfing di Internet, hingga menghabiskan waktunya berjam-jam berada di depan komputer. Akibatnya, aktivitas belajar mereka terbengkalai.

Pada saat melakukan kegiatan surfing, mereka sering kesulitan mencari sesuatu yang mereka butuhkan di dunia maya ini. Maka pada bulan Februari 1994, mereka mulai rajin mengumpulkan link-link dengan membuat indeks atas situs-situs web favoritnya. Kegiatan ini mereka lakukan di trailer di kampus Stanford University. Dalam waktu singkat, mereka telah lebih banyak menghabiskan waktu untuk membuat link-link situs favorit dari pada membuat desertasi program doktor yang tengah mereka tempuh.

Akhirnya, list berupa link dari situs yang telah mereka temukan yang mereka buat telah menjadi terlalu panjang dan terlalu banyak, sehingga mereka membaginya menjadi kategori-ketegori. Saat kategori-kategori itu pun tidak memenuhi, dibuat juga sub-subkategori. Itulah awal mula lahirnya konsep dari pembuatan Yahoo!.

Pada saat pertama kali dibuat, mereka memberi nama situsnya Jerry`s Guide to the World Wide Web, tetapi nama tersebut terlalu panjang untuk nama sebuah situs. Kemudian setelah mencari nama yang dianggap bagus di dalam direktori yang mereka buat, mereka memutuskan untuk menggunakan nama Yahoo, yang merupakan singkatan dari Yet Another Hierarchical Oficious Oracle. Tujuan awal dari pembuatan situs itu adalah sebagai alat untuk mencari sesuatu di Internet atau search engine.



Pada awalnya, mereka menggunakannya untuk kepentingan pribadi. Namun, ternyata mereka kemudian menyadari bahwa indeks situs yang mereka susun dapat digunakan oleh orang lain sebagai titik pijak pertama menyusur situs web. Pengunjung situs ini pun makin banyak dan mendapat sambutan luar biasa oleh pengguna Internet. Mengetahui banyak orang yang mengakses Yahoo!, maka jadilah mereka membuatnya menjadi database yang teratur dan mengembangkan semacam software mesin pencari untuk menjalankannya.

Karena belum ada modal, mereka memanfaatkan komputer-komputer milik universitas untuk kegiatan ini. Data disimpan di komputer Jerry Yang yang mempunyai nickname "Akebono". Sedang mesin pencari ditempatkan di komputer David Filo yang ber-nickname "Konishiki". Kedua nickname tersebut diambil dari nama-nama pegulat terkenal Hawaii pujaan mereka.

Pada musim gugur tahun 1994, situs mereka mulai mendapatkan rekor hit sebanyak 1 juta pengunjung per hari. Itulah yang membuat infrastruktur jaringan komputer di universitas terbebani trafik yang besar. Tak heran jika para pejabat universitas meminta keduanya untuk menyewa server (hosting) di luar untuk menjalankan "bisnis" mereka itu, agar lebih leluasa lagi.
Kini, Yahoo! telah menjadi perusahaan dunia yang bergerak di bidang komunikasi, komersial, dan media berbasis Internet. Setiap bulannya ada 232 juta pengguna Internet di seluruh dunia yang menggunakan jasa pelayanan Yahoo!, mulai dari mesin pencari, portal, e-mail gratis, bisnis online, sampai pembuatan dan penyewaan tempat situs. Jaringan Yahoo! yang berkantor pusat di Sunnyvale, California, AS ini sudah berdiri di 25 lokasi yang tersebar di benua Eropa, Asia, Amerika Latin, Australia, Kanada, dan tentu saja Amerika Serikat. Hasilnya keuntungan besar pun dihasilkan oleh Jerry Yang bersama Yahoo! Yang menjadikan seorang imigran Taiwan tersebut menjadi seorang miliarder.

Menurut Fortune.com, kekayaan pria dengan nama asli Yang Chih-Yuan ini pada tahun 2000 sekitar 5,85 miliar dolar AS. Rumah tinggalnya dibeli seharga 1,9 juta dolar AS, terletak di Los Altos, kawasan barat San Jose dengan lima kamar tidur dan pemandangan ke arah Teluk San Fransisco. Meski demikian, ia tak lupa pada almamaternya. Bersama David Filo, ia menyumbang 2 juta dolar AS untuk almamaternya tersebut.

50 Orang terpenting dalam dunia web

Written on 12:27 AM by Harits Anwar

Web, mungkin istilah ini sudah sangat familiar buat kamu (hari gini ga tau web?). Tapi tau ga sich siapa orang2 yang paling berpengaruh dalam dunia web? Berdasarkan analisis PC World, terdapat tenaga broker Web, blogger, kalangan intelektual, dan pengusaha untuk menemukan kontribusi mengenai siapa yang menentukan cara pemanfaatan layanan Web orang di dunia.

Ini dia daftar 50 Orang terpenting dalam dunia web:

1. Eric Schmidt, Larry Page, dan Sergey Brin, Eksekutif Google
Jika harga saham Anda mencapai USD 500 per lembarnya, Anda berarti berhasil mengumpulkan uang sebanyak USD 33 miliar. Anda dapat menjalankan mesin pencari yang paling ramai trafiknya di Internet. Proyek kecil-kecilan Sergey Brin dan Larry Page asal Stanford berkembang menjadi gardu Web yang paling banyak dibicarakan dan salah satu dari beberapa nama pada daftar ini berubah menjadi verba. Schmidt meninggalkan Novell untuk bergabung dalam jajaran direktur Google pada tahun 2001 dan segera menjadi CEO perusahaan itu. Dengan mendominasi dunia periklanan online, Google sepertinya siap melakukan perjalanan akuisisi dan membeli YouTube menandakan langkah besar terhadap dominasi menyeluruh dalam bisnis Web.

2. Steve Jobs, CEO Apple
Tidak ragu lagi Anda pasti bosan dengan penghargaan media seputar aksi CEO Apple ini. Tetapi ketika seseorang mengaplikasikan gema musik gratis DRM ke seluruh dunia, sulit mengacuhkan kekuatan pengaruh pria tersebut. Jobs mempopulerkan download musik, acara TV, dan film secara legal. Melalui iPhone yang akan dirilis dalam waktu kurang dari lima bulan lagi, demonstrasinya pada MacWorld Expo memberi saran bahwa produk ini kemungkinan mempopulerkan Internet browsing menggunakan perangkat mobile.

  Jika harga saham Anda mencapai USD 500 per lembarnya, Anda berarti berhasil mengumpulkan uang sebanyak USD 33 miliar. Anda dapat menjalankan mesin pencari yang paling ramai trafiknya di Internet. Proyek kecil-kecilan Sergey Brin dan Larry Page asal Stanford berkembang menjadi gardu Web yang paling banyak dibicarakan dan salah satu dari beberapa nama pada daftar ini berubah menjadi verba. Schmidt meninggalkan Novell untuk bergabung dalam jajaran direktur Google pada tahun 2001 dan segera menjadi CEO perusahaan itu. Dengan mendominasi dunia periklanan online, Google sepertinya siap melakukan perjalanan akuisisi dan membeli YouTube menandakan langkah besar terhadap dominasi menyeluruh dalam bisnis Web.Tidak ragu lagi Anda pasti bosan dengan penghargaan media seputar aksi CEO Apple ini. Tetapi ketika seseorang mengaplikasikan gema musik gratis DRM ke seluruh dunia, sulit mengacuhkan kekuatan pengaruh pria tersebut. Jobs mempopulerkan download musik, acara TV, dan film secara legal. Melalui iPhone yang akan dirilis dalam waktu kurang dari lima bulan lagi, demonstrasinya pada MacWorld Expo memberi saran bahwa produk ini kemungkinan mempopulerkan Internet browsing menggunakan perangkat mobile.

3. Bram Cohen, Cofounder BitTorrent
Sistem P2P seperti KaZaA dan eDonkey adalah produk tahun lalu. Masa depan adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan BitTorrent, penggagas ahli matematika dan anak ajaib dalam dunia pemrograman Bram Cohen. BitTorrent dikembangkan pada 2001 dan mendapatkan popularitas sebagai cara pen-download-an file besar (seperti film) dengan pembagian beban melalui hardware dan bandwidth. Kecakapan teknologi ini menangani file besar membawa Cohen berselisih dengan Motion Picture Association of America, yang meminta BitTorrent memindahkan konten berhak cipta dari jaringannya. Tetapi penarikan itu tidak menghambat kerjanya. Dilaporkan lebih dari sepertiga trafik Web saat ini berasal dari klien BitTorrent. BitTorrent dan kalangan raksasa dunia hiburan sejak lama telah menggabungkan kekuatan mereka. BitTorrent Entertainment Network yang baru saja dilansir mengeluarkan ribuan film standar industri, acara televisi, game, dan lagu-lagu untuk dijual dan disewa.

4. Mike Morhaime, Presiden Blizzard Entertainment
Dalam dunia online gaming, terdapat World of Warcraft, dll. Dengan jumlah pemain sebanyak 8 juta di seluruh dunia, Blizzard meraup keuntungan sebesar USD 1,5 miliar setahun dari WoW. Setiap pemain dengan terengah-engah terus memperhatikan Mike Morhaime bila ada kesempatan untuk mendapatkan Blade of Eternal Justice. Seperti dengan Second Life, keseluruhan bisnis dunia nyata berdasarkan teknologi game. Tidak seperti Second Life, walaupun bisnis ini mengeksploitasi ekonomi dan permainan game WoW, keseluruhannya tidak memberikan sambutan yang baik.

5. Jimmy Wales, Founder Wikipedia
Banyak pengunjung online menganggap ensiklopedi Internet Wikipedia sebagai penghentian pertama dan terakhir dalam pencarian sebuah topik. Konten yang dihasilkan penggunanya menjadi sangat dapat diandalkan sehingga majalah Nature mendeklarasikannya sebagai “sumber yang hampir seakurat [Encyclopedia].” Situs tersebut dikutip sebagai sumber informasi dalam lebih dari 100 keputusan pengadilan di AS sejak 2004. Tetapi popularitasnya juga menjadikan Wikipedia sebagai target oleh para spammer, kasusnya sangat banyak sehingga Wikipedia untuk sementara waktu memblokir akses dari seluruh negara Qatar untuk aksi pengeditan. Untuk menggagalkan usaha spammer, Wales putuskan penghapusan tag “nofollow” pada link eksternal, memberitahukan mesin pencari untuk mengacuhkan link dalam mencegah peningkatan buatan terhadap peringkat mesin pencari target link ini. Strategi ini menjamin keunggulan Wikipedia bahwa pencarian akan terus meningkat. Tetapi Wikipedia hanyalah langkah awal Wales. Ia juga meluncurkan mesin pencari pribadi bernama WikiSeek yang melakukan pencarian terhadap situs-situs yang disebutkan dalam Wikipedia.

6. John Doerr, Venture capitalist pada Kleiner, Perkins, Caulfield & Byers
Mantan salesman Intel, John Doerr telah menjadi raja aset enterprise di Silicon Valley sejak 27 tahun lalu dan melakukan investasi dalam bisnis teknologi mulai dari Sun Microsystems, Amazon.com, hingga Google. Jeff Bezos (lihat nomor 24) pernah menggambarkan Doerr sebagai “pusat gravitasi Internet.” Doerr juga menyertakan uang untuk menyokong kampanye politik, mendukung inisiatif pemilihan suara negara bagian yang cukup kontroversi di California terkait energi alternatif, dan penelitian stem-cell.

7. Craig Newmark, Founder Craigslist
Dalam situsnya tidak terdapat iklan, mengenakan biaya sangat rendah terhadap sebagian kecil pengunjungnya, memiliki domain “.org,” dan memiliki 23 pekerja. Saat ini meskipun memiliki tampilan sederhana, Craigslist mengakumulasikan 14,1 juta tampilan halaman Desember lalu dan menjadi situs ke-52 yang paling banyak dilihat Desember lalu berdasarkan comScore Media Metrix. Craigslist milik Newmark menjadi candu bagi banyak pihak yang secara spontan menyegarkan kembali daftar barang-barang gratis, “bersambutan hangat,” dan iklan pribadi selagi lari dari pekerjaan sehari-hari. Hal yang paling penting, situs itu dengan kekuatannya sendiri hampir menghancurkan bisnis iklan yang dikategorikan sebagai offline. Di area pantai San Francisco saja, satu penelitian menemukan, situs tersebut menguras USD 65 juta per tahun dengan porsi iklan pendukung kelangsungan hidup surat kabar lokal.

8. Peter Levinsohn, Presiden Fox Interactive Media
Fox Interactive Media, bagian dari News Corporation milik Rupert Murdoch, adalah salah satu unit Web terkuat dan mengendalikan 13 situs dengan jangkauan mulai dari MySpace.com hingga yang paling kontroversial FoxNews.com., pelengkap bagi siaran film tradisional dan properti televisi News Corp. Divisi yang berfokus pada Internet meliputi top 10 properti yang dikunjungi di dunia pada Desember 2006, berdasarkan comScore World Metrix. Menurut TechCrunch, kemungkinan akan terdapat tambahan lainnya, ketika Fox Interactive memiliki USD 2 miliar uang pengakuisisian untuk digulirkan.

9. Marissa Mayer, Vice president Google untuk search products & user experience
Ratu produk Google mengawasi berbagai daftar layanan Web dan perangkat raksasa pencarian ini, seperti Google Maps, Google Desktop, dan Google Base, serupa layanan e-commerce eBay. Wanita nomor satu di Google ini bergabung dalam perusahaan tersebut sebagai insinyur perempuan pertama pada 1999. Ia sebelumnya adalah pegawai perusahaan di nomor Alibaba.com dan bekerja mengembangkan tampilan minimalis Google yang saat ini cukup familiar. Tetapi jangan menyalahkannya atas semua pekerjaan dan jangan main-main terhadapnya. Menurut situs Google, ia mengorganisasi pegawai tugas malam.

10. Chad Hurley dan Steve Chen, Founder YouTube
Walaupun Google mengakusisi perusahaannya, founder YouTube, Chad Hurley (CEO) dan Steve Chen (CTO) sepertinya mengkampanyekan semua hal agar bisa terealisasi. Tokoh video Internet ini memperkenalkan rencana pembayaran user atas video, dan perusahaan ini juga menandatangani beberapa kemitraan konten media besar (dengan MTV, NBC, Warner Music, dll). Rekan co-founder, Jawed Karim malah meninggalkan perusahaan itu dan mengejar gelar master dalam bidang sains komputer di Stanford University.

11. Kevin J. Martin, Chairman Federal Communications Commission AS
Ia mungkin berpenampilan lugu dan biasa saja, tetapi Martin tidak diragukan lagi adalah birokrat Web yang paling berpengaruh. Ia mengambil alih kendali FCC pada 2005, dan saat ini ia menghadapi sedikit kontroversi dan tidak adanya skandal seperti dialami pendahulunya Michael Powell. Tetapi tidak berarti ia tidak dapat menghentikan koneksi Internet Anda seperti keinginan terbesarnya.

12. Brad Templeton, Chairman of the board Electronic Frontier Foundation
Jika pernah menemukan diri Anda berada di sisi yang salah terkait hak cipta elektronik dan persaingan kebebasan pribadi, perlu diketahui Brad Templeton dan Electronic Frontier Foundation adalah teman Anda. Mereka membela pendistribusi file yang digugat oleh Recording Industry Association AS dan mengajukan komplain melawan American Online untuk mengungkap masalah pencarian pelanggan. Saat ini mereka tengah memerangi blogger yang tidak mau diam dengan pembuat publikasi bocoran dokumen sehubungan salah presentasi pihak-pihak tertentu terhadap Eli Lilly dengan efek samping obat Zyprexa. Nafsu besar Templeton terhadap hak cipta dan kebebasan berbicara tidak mengherankan. Veteran yang mempublikasikan Web ini mulai melancarkan aksinya sejak 1989 ketika mendirikan ClariNet, perusahaan yang mempublikasikan layanan yang disebut Templeton sebagai “surat kabar pertama di Internet.”

13. Henry Chon, CEO Cyworld
Jangan sebut Cyworld sebagai MySpace-nya Korea. MySpace justru adalah Cyworld-nya AS. Di Korea Selatan, berdasarkan perkiraan 25 % populasi (dan 90 % penduduk remajanya) memiliki akun Cyworld. Situs ini memiliki desain individu berupa miniatur avatar animasi mewakili mereka dalam dunia online unik. Pada 2006, CEO Henry Chon menawarkan Cyworld ke kawasan AS. Walaupun Cyworld saat ini mendapat kesuksesan sebanding, MySpace tidak dengan mudah dapat beristirahat jika catatan profil Chon memberikan indikasi adanya kompetisi di masa depan.

14. Shana Fisher, Senior vice president IAC/InterActiveCorp untuk strategi dan M&A,
Chairman dan CEO IAC/InterActiveCorp
Barry Diller, mencintai online enterprise miliknya. Setelah perayaan pembelian, IAC saat ini memiliki Ask.com, Citysearch, Expedia, Match.com, Ticketmaster, dan host bisnis Web berorientasi layanan. Tetapi siapa yang menganjurkan Diller untuk menginvestasikan uangnya? Tentu saja penasehat merger dan akuisisinya, senior VP, Shana Fisher, yang menentukan ke mana dan kapan saatnya IAC harus berinvestasi. Pengawasannya atas serentetan aksi akuisisi IAC menjadikannya tanpa ragu sebagai wanita paling kuat dalam bisnis Internet.

15. Niklas Zennstrom dan Janus Friis, Founder Skype dan KaZaA
Sepertinya Niklas Zennstrom dan Janus Friis tidak dapat berhenti membuat inovasi. Pertama mereka membuat jaringan distribusi file peer-to-peer (walaupun dikacaukan malware) KaZaA. Lantas mereka meningkatkan usaha dengan membuat software VoIP yang sangat terkenal, Skype. Setelah menjual Skype ke eBay seharga USD 2,6 miliar, pasangan ini kembali memproduksi Joost (awalnya bernama “The Venice Project”), sebuah layanan distribusi video P2P yang saat ini masih dalam bentuk beta untuk kalangan sendiri. Akankah Zennstrom dan Friis membuat aplikasi peruntungan pembunuh? Setelah diwajibkan menyelesaikan perkara hukum RIAA sehubungan KaZaA dengan nilai USD 100 juta, mereka langsung menegosiasikan dengan penyedia konten saat persiapan peluncuran Joost secara resmi.

16. Matt Mullenweg, Developer software dan situs blogging WordPress 
Matt Mullenweg hampir tidak membeli minuman (beralkohol), tetapi penggila open source berusia 22 tahun ini berhasil mengembangkan WordPress, software publikasi open source yang disukai oleh peminat blogging di seluruh dunia. Pada 2004, WordPress sudah cukup dikenal sehingga rumah penerbit Web, CNet, menarik Mullenweg untuk menangani proyek ini. Mullenweg mengundurkan diri pada 2005, meninggalkan tawaran untuk bekerja penuh buat WordPress, yang dewasa ini lebih menyerupai content-management system, dengan berbagai template, widget, dan plugin, dan perlindungan antispam Askismet.

17. Philip Rosedale, CEO Linden Lab
Philip Rosedale menggunakan konsep MMORPG (massively multiplayer online role-playing game) dan menghadirkannya dalam destinasi Web virtual yang paling sering dibicarakan, Second Life. Tetapi jangan menganggapnya hanya sebagai sebuah permainan. Bagi makin banyak “penggunanya,” Second Life menjadi kehidupan pertama, di mana mereka dapat melakukan apa saja dalam dunia virtual mulai dari menikah hingga peluncuran bisnis yang berfungsi secara eksklusif sesuai batasan yang dimiliki situs tersebut. Banyak pebisnis dunia nyata membuka cabang di layanan Second Life juga. Faktanya, Second Life menjadi sangat terkenal karena serangan telak mulai dilancarkan. Nick Denton dari Valleywag membandingkan sistem finansialnya dengan skema piramida

18. Jon Lech Johansen, Creator DeCSS decryption program
Lebih dikenal sebagai DVD-Jon, Jon Lech Johansen adalah hacker asal Norwegia yang mengungkap sistem enkripsi yang digunakan pada film DVD, tetapi memberi kemungkinan penyalinannya. Johansen merilis DeCSS decryption program pada 2002 dan saat itu ditawarkan secara nasional. Akhirnya lebih disebarluaskan, Johansen melancarkan pemecahan DRM iTune buatan Apple (kembali) selagi ia bekerja sebagai software developer di AS. Jika terjadi kekacauan dengan pemukulan dalam membongkar format high-definition DVD dengan muslix64 yang masih anonim, pembuat program “backup” untuk HD DVD akhir tahun lalu dan untuk Blu-ray Disc pada Januari lalu. Johansen tetap pembelot yang paling ditakuti media besar.

19. Jerry Yang, David Filo, dan Terry Semel, Kalangan Eksekutif Yahoo
Inovasi produk Google dan pembelian YouTube seharga USD 1,65 miliar mungkin mengacuhkan Yahoo dari kalangan publik, tetapi raksasa Web tersebut dipimpin oleh founder Yang dan Filo serta CEO Terry Semel yang melancarkan serangan balik. Dua tahun lalu, Yahoo mengambil alih situs photo-sharing Flickr dan situs bookmark sosial Del.icio.us. Perusahaan ini juga melanjutkan aksinya dengan peluncuran properti baru seperti Yahoo Food dan Yahoo Pipes (untuk pembuatan custom data feed). Pergeseran Yahoo ke platform iklan Panama mewakili usaha lain menarik pendapatan iklan yang telah dikuasai Google.

20. Jack Ma, COO Alibaba.com
Ingin melakukan bisnis di China tanpa memesan tiket pesawat ke Shanghai? Alibaba.com adalah pertaruhan terbaik. Didirikan oleh Jack Ma pada 1999, e-marketplace business-to-business yang sangat sukses ini adalah tempat online terbaik untuk bertemu dengan pihak-pihak dan memasarkan tawaran proposal dan produk. (Ma dikutip ketika mengatakan bahwa perusahaan itu mendapatkan kesuksesannya sejak ia diculik di Malibu dan muncul keadaan di mana ia harus membantu penahannya memulai bisnis di China.) Pada tahun 2005, Yahoo membuat investasi bernilai miliaran pada Alibaba yang saat ini menjalankan Yahoo China. Perusahaan itu sekarang terperosok dalam skandal, ketika menyediakan informasi penyebab penahan seorang wartawan China akibat pembongkaran rahasia negara.

21. Brewster Kahle, Direktur Internet Archive
Sejak 1996, Internet Archive nirlaba ini mengumpulkan ribuan byte data—buku tua, film, musik, dan tayangan televisi. Sementara itu, fitur lainnya bernama Wayback Machine, sedikit mengambil gambar sejarah Web untuk catatan aksi browsing. Kunjungilah gambar lama situs kesukaan Anda melalui Internet, mungkin akan terasa kaget betapa berbedanya halaman itu dahulu. Kahle ikut membuat Internet Archive dengan tujuan “memelihara warisan digital,” tetapi jangan biarkan kalangan kurator yang sederhana membodohi Anda. Kahle juga bersaing untuk hak cipta AS dalam kasus Kahle melawan Gonzales, kasus hukum amendemen pertama yang mengesankan.

22. Ray Ozzie, Chief software architect Microsoft
Pada 2006, saat Bill Gates melepaskan posisinya sebagai chief software architect pada Microsoft setelah dipegangnya selama 30 tahun, pengamat menyambut pengganti pilihannya dengan tepuk tangan: software visionary, Ray Ozzie. Kreator software kolaborasi Lotus Notes dan Groove kini bertugas menjamin relevansi teknologi Microsoft dalam era di mana Web menjadi ancaman yang akan menggantikan desktop OS tradisional. Perintis dalam kolaborasi berbasis komputer, Ozzie sepertinya siap untuk menangani pekerjaan itu. Satu saran spontan untuk Ray: Ia perlu memikirkan peng-update-an blog miliknya dahulu.

23. Markos Moulitsas Zuniga, Blogger Daily Kos
Suara kiri yang paling berkumandang mengenai Web, adalah Markos “Kos” Moulitsas, seorang tokoh politik tanpa identis online. Blog miliknya menampilkan komentar kalangan liberal mulai dari Nancy Pelosi hingga Jimmy Carter, dan Moulitsas bahkan pernah melansir sebuah konferensi (disiarkan menjadi bagian aksi C-Span) bagi para aktifis politik berpikiran serupa. Dukungan Kos tidak selalu berupa kesuksesan, tetapi dukungannya terhadap Ned Lamont mempengaruhi lawannya, Joe Lieberman, yang mengalami kekalahan dalam pemilihan pendahuluan Senat Partai Demokrat di Connecticut tahun lalu, walaupun Lieberman menang telak dalam pemilihan umum sebagai kalangan independen. Kos tidak mengindikasikan hasrat apapun terkait kepemilikan kantor sendiri.

24. Jeff Bezos, CEO Amazon
Ia mungkin melansir Amazon.com dengan tujuan pengembangan situs itu menjadi toko buku online terbesar, tetapi Bezos menunjukkan bahwa bisnis buku dan CD di seluruh negara itu hanyalah aksi pertama. Putaran berikutnya: merambah barang mainan, kaus, dan perangkat berat. Dan saat ini, sebagai cabang bisnisnya, Bezos melemparkan dirinya sendiri ke dalam layanan Web. Artinya? Hanya sebagai awal dari framework terbaru pengembangan situs, termasuk layanan “utilitas komputasi” yang mungkinkan Anda membeli server time dengan harga 10 sen untuk selama satu jam. Sementara menanti ditemukannya cara strategi grid computing inovasinya bekerja, jangan lupa bahwa Bezos akan menawari Anda Barbie Fashion Fever Grow ‘N Style Styling Head dengan potongan harga hingga 50 %.

25. Robert Scoble, Vice president of media development untuk PodTech.net
Anda tahu aktivitas para pekerja adalah suatu kesuksesan jika pebisnis besar ingin ikut bergabung. Bagi bisnis besar itu —yang menyandang nama Microsoft— telah melakukan segalanya dengan benar. Semuanya ini menyangkut Robert Scoble. Saat menjadi pekerja Microsoft, ia membuat blog tentang perusahaan itu dan memperkenalkan sisi kemanusiaan dari kerajaan Redmond. Pandangan sekilas terhadap pekerjaan inti Microsoft, teknologi hebatnya, dan orang-orang cerdasnya menghancurkan (atau paling tidak merentakan) stereotype Microsoft. Blog Microsoft lantas menjadi bagian integral komunikasi perusahaan itu dengan para penggunanya. Pada 2006 Scoble meninggalkan Microsoft untuk PodTech.net, di mana video podcast Scoble Show berisi wawancaranya dengan para gaek. Bintang tamu terbarunya adalah editor in chief PC World, Harry McCracken, yang berhenti memperdebatkan pertanyaan abadi: Mac atau PC? Scoble juga pernah mewawancarai kandidat presiden AS 2008 John Edwards, yang terang-terangan mempersulitnya blogger itu.

26. John Battelle, Entrepreneur dan chairman Federated Media Publishing
Pengusaha dan wartawan John Battelle mendapatkan posisi di sisi arena saat berlangsungnya pembukaan Web 1.0, 2.0 (ia menjadi cohost acara konferensi Web 2.0 Summit dengan Tim O’Reilly—lihat nomor 36), dan (dalam fase awal) 3.0. Sebagai tambahan, ia menemukan sesuatu yang dianggap sebagai Vanity Fair dan People Magazine sebagai era Internet: Wired Magazine dan The Industry Standard. Proyek teranyarnya, Federated Media Publishing, mewakili daftar utama konten online. Daftarnya sebanyak lebih dari 50 situs menyertakan 43 Folders, Ars Technica, BoingBoing, dan TechCrunch. Buku Battelle terbitan 2005 berjudul The Search: How Google and Its Rivals Rewrote the Rules of Business and Transformed Our Culture dan blog miliknya, Searchblog, dapat dibaca oleh siapa saja yang ingin memahami kestabilan perkembangan dunia industri teknologi.

27. Lawrence Lessig, CEO Creative Commons
Pernyataan statusnya yang bagaikan raja dalam bidangnya, Wired bahkan pernah menjulukinya sebagai “Elvis of Cyberlaw”—dan beberapa nama lainnya. Lawrence Lessig adalah profesor pada Stanford University Law School serta founder dan ketua Creative Commons (CC), inisiatif nirlaba yang mempromosikan sistem lisensi gratis tetapi tanpa pembatalan untuk karya online. Dirancang memungkinkan pemegang hak cipta untuk mendistribusikan konten dan mengontrolnya karena lisensi CC menginterpretasikan apakah pemegang hak tersebut masih membutuhkan atribusi lain, pembatasan penggunaan komersil, atau memungkinkan karya salinan mendapat perhatian khusus. Aktivitas musik seperti DangerMouse dan David Byrne menyediakan lagu-lagunya dalam lisensi Sampling Plus CC untuk distribusi nonkomersil dan contoh komersil, sementara terdapat pembatasan pemasangan iklan untuk itu. Properti media yang dilisensi Creative Commons tersimpan dalam bentuk yang dapat dicari ulang pada halaman Creative Commons Search.

28. Meg Whitman, CEO eBay
Jika ada industri yang tidak terjamah eBay, saat ini kita tidak akan menemukannya. Entah berusaha menyertakan produk PlayStation 3 pada minggu yang sama dengan publikasinya atau berusaha melengkapi setelan gambaran aksi Thundercats, Anda mungkin akan mengunjungi raja segala lelang yang patut dimuliakan. Tetapi Meg Whitman, yang berperan sebagai CEO eBay saat ini usianya menjelang 9 tahun (berdasarkan era standar dot-com) dan memiliki banyak ide dari sejak masa boneka GI Joe dan masalah kantor pusat. Ia juga menjadi bos sistem pembayaran online Web terbesar, PayPal, dan bangga terhadap kepemilikan terbarunya atas sistem VoIP paling terkenal, Skype.

29. Ron Wyden, Senator AS asal Oregon
Senator senior AS asal Oregon dari partai Demokrat, memiliki peringkat panjang sebagai salah satu suara Capitol Hill yang paling berpengaruh dalam bidang teknologi. Selama jabatannya, Wyden menjadi penulis dan anggota penulis Science and Technology Emergency Mobilization Act, Cyber Security Research and Development Act, dan CAN-SPAM Act yang kontroversi. Baru-baru ini, Wyden memperkenalkan rancangan undang-undang bernama Internet Nondiscrimination Act, yang mencegah perusahaan telekomunikasi membayar lebih besar untuk distribusi konten yang lebih cepat.

30. Michael Arrington, Blogger/publisher asal TechCrunch
Pengusaha dan mantan pengacara yang ikut membuat jawaban pemerintah Kanada untuk pihak Netflix (Zip.ca), Michael Arrington, alihkan perhatiannya pada 2005 ke masalah blogging tentang perusahaan Web anyar. Hampir setiap malam ia menjadi sensasi, memperoleh bermacam perhatian, menjilat dari calon dot-com yang biasanya dipesan oleh nama-nama seperti Gates dan Jobs. Dengan properti TechCrunch yang saat ini berkembang hingga mencapai 6 domain, Arrington yang kadang pemarah ini tidak diragukan lagi adalah pekerja blogger yang paling hebat dewasa ini.

31. Bruce Schneier, Cryptographer
Entah fokusnya adalah Transportation Security Administration prosedur keamanan terbaru atau pertanyaan kepastian keamanan password dengan 12 karakter, Bruce Schneier tawarkan renungan paling logis (dan paling sangat berpengaruh) pada keamanan komputer yang sepertinya dapat ditemukan secara online atau offline. Tulisan Schneier terbaru tentang masalah keamanan terkait dengan perang melawan teroris—luar negeri, di rumah, dan secara online—perlu dibaca.

32. Kevin Rose, Founder Digg
Semua orang yang memiliki cerita di jaringan Web ingin agar user Kevin Rose “menggalinya.” Mantan pembawa acara TechTV (dan kolega Leo Laporte—lihat nomor 47) mendirikan Digg.com pada 2004, menghadirkan kekuatan jaringan sosial untuk bidang pemberitaan. Algoritma Digg mungkinkan user mengajukan berita kesukaan mereka dan memilihnya. Ekspansi Digg hingga ke luar berita teknologi hingga kategori berita mainstream pada Juni 2006 mendorong BusinessWeek memilih gambar Rose yang terlihat bodoh pada bagian depan bersama dengan estimasi penawaran dengan alis mata yang naik sebesar USD 60 juta. Entah Rose seorang multijutawan atau bukan, situsnya ternyata hanya memiliki sedikit pengaruh dalam jaringan Internet.

33. David Farber, Founder Interesting-People.org
Sejak awal 1990, David Farber telah menjalankan mailing list Interesting-People. Mulanya hanya berupa beberapa e-mail sederhana untuk kalangan teman dan kolega (orang-orang yang tertarik) dan berubah menjadi deposit mailing list online. Interesting-People mengetengahkan topik mulai dari 9/11 hingga netralitas Digital Millennium Copyright Act to Net dan selanjutnya menjadi matang dengan komentar opini dari beberapa orang berpengaruh. Farber saat ini adalah profesor sains komputer dan public policy pada Carnegie Mellon University. Posisi sebelumnya juga sebagai petugas chief technologist untuk Federal Communications Commission.

34. John Hinderaker, Scott Johnson, dan Paul Mirengoff, Author PowerLine
Kandidat politik tidak mampu lebih lama mengacuhkan blog politik, dan PowerLine adalah salah satu blog khusus kalangan politik yang paling berpengaruh. Tiga serangkai neo konservatif tersebut—tiga pengacara yang bertemu saat menimba ilmu pada Dartmouth College— mulai mendapat kepercayaan dari “RatherGate,” ketika mereka menyusun argumen paksaan di mana dokumen Killian tersebut, yang digunakan Dan Rather selama siaran berita 60 Minutes pada layanan National Guard milik George W. Bush, ternyata tipuan. Awalnya, Rather dan CBS News tidak mengindahkan blogger PowerLine; tetapi akhirnya, CBS mengakui adanya pemalsuan tersebut dan Rather mengundurkan diri.

35. Vinton G. Cerf, Chairman ICANN Board of Directors, serta vice president dan chief Internet evangelist untuk Google
Memiliki peran dalam pengembangan protokol TCP/IP sarana bergantung jaringan. Vinton G. Cerf adalah salah satu bapak pendiri Internet. Sebagian besar karyanya sehubungan protokol muncul selama era 1970-an dan awal 1980-an sementara pada masa itu ia bekerja untuk DARPA (Department of Defense’s Advanced Research Projects Agency, agen proyek penelitian mutakhir departemen pertahanan, red). (Untuk menghargai usahanya, Cerf dan mitranya Robert Kahn dianugerahi Presidential Medal of Freedom pada 2005.) Saat ini, Cerf memimpin ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers), dan sejak tahun 2005 ia menjadi vice president dan chief Internet evangelist Google. Ia menjadi pembela tangguh untuk masalah netralitas Internet, terutama sebelum diajukan ke pihak Senate Judiciary Committee. Ia juga bekerja dengan NASA dalam Jet Propulsion Laboratory pada sebuah Interplanetary Internet bagi kepentingan sistem komunikasi luar angkasa yang lebih luas.

36. Tim O’Reilly, Founder dan CEO O’Reilly Media
O’Reilly adalah pencipta frase “Web 2.0,” dan ia juga ikut menjadi pembawa acara (bersama dengan John Battelle—lihat nomor 26) ajang konferensi industri Web 2.0 Summit yang wajib diikuti. Penerbit keluaran Harvard ini membuat yayasan dengan fokus pada manual komputer. Banyak peminat komputer segera dapat mengenali keruwetan garis hitam dan putih gambar binatang yang menghiasi sampul buku O’Reilly. Tetapi perusahaan ini tumbuh mengintegrasikan media baru—blog, podcast, dan barita online—dukungannya.

37. Drew Curtis, Founder Fark.com
Vulgar, kasar, dan menghasilkan trafik, itulah cara yang ditempuh Fark.com dalam mengundang komunitas komentator khususnya untuk berpartisipasi dalam pembedahan yang selalu brutal. Akan tetapi hal ini sering kali kocak tentang berita hangat yang terkadang menjadi berita baru. Ketika situs ini memberikan lampu hijau untuk berita dengan baris kepala deskriptif “Anna Nicole Smith’s condition downgraded to dead,” Reuters dan media pemberitaan internasional lainnya lantas melaporkan faktanya. Enterprise ini masih dijalankan oleh seorang pria, founder dan asisten cerdas Drew Curtis. Pada Januari 2007, ia meluncurkan FarkTV pada situs video komedi SuperDeluxe. Ia juga dijadwalkan akan merilis buku berjudul It’s Not News, It’s Fark: How Mass Media Tries to Pass Off Crap as News pada bulan Mei 2007.

38. Gabe Rivera, Creator Techmeme
Gabe Rivera mengkreasikan content-analysis algorithm kuat yang mampu memindai media berita dan blog tradisional, mengidentifikasi narasi penting, dan mengkategorisasikannya dengan tanda berupa hal yang mudah dibaca. Tujuannya untuk menemukan narasi berita besar selanjutnya yang saat ini belum dimiliki. Itulah mengapa blogger berpengaruh, decision maker, dan kutu berita menganggap situs Techmeme harus dibaca. Sementara Digg menyusun narasi berita berdasarkan pilihan, dan Slashdot (lihat nomor 44) melakukannya berdasarkan opini editorial, teknologi yang mendasari Techmeme—dan situs turunannya WeSmirch, Memeorandum, dan Ballbug—menyediakan cara paling hebat dalam pemanfaatan kekuatan investigasi blogosphere.

39. Dave Winer, Blogger dan author RSS 2.0
Jika Anda menghabiskan waktu berjam-jam sehari untuk membaca podcast, maka Anda dapat berterima kasih atau menyalahkan Dave Winer (semua itu tergantung Anda sendiri). Ia adalah salah satu inventor podcasting—dan salah satu blogger angkatan pertama. Winer mulai dengan blog miliknya bernama Scripting News, yang masih dapat dibaca dengan jelas, pada 1997. Ia juga ikut menulis protokol SOAP, sebuah elemen instrumental dalam Web service tanpa operating system. Tetapi, RSS karyanya—yang merupakan teknologi di belakang feed konten Web—adalah yang mampu melambungkan namanya. Produk itulah, ditambah kemampuannya meyakinkan New York Times untuk melakukan RSS dan karyanya yang dapat dimodifikasi sehingga dapat mendukung file media (melahirkan podcast), menjadikannya sebagai bapak distribusi konten era modern.

40. Mike Schroepfer, Vice president of engineering Mozilla
Dalam kelangsungan perang browser, Mike Schroepfer adalah jenderal bintang lima yang memimpin raksasa tentara open-source tetapi secara desentral yang terdiri dari para anggota dan relawan insinyur. Misinya: mengimprovisasikan Web browser terbaik di dunia, Firefox. Lingkungan open-source Firefox mungkinkan siklus pengembangan yang lebih cepat untuk pengintegrasian fitur baru dan keamanan tambahan. Verifikasi kesuksesannya adalah adopsi Internet Explorer 7 terhadap fitur FireFox seperti tabbed browsing.

41. Perez Hilton, Hollywood blogger
Suka atau tidak, blogger kontroversi ini (bernama asli: Mario Lavandeira) mengubah wajah wartawan selebritis. Situs Hilton yang sangat terkenal sepanjang waktu tawarkan akses tentang berita dan foto selebritis, tetapi itu bukan salah satu alasan mengapa ia masuk dalam daftar ini. Hilton mengalami perseteruan hukum dengan agen foto X17, yang menuduhnya menggunakan foto berhak cipta tanpa izin. Hilton mengklaim posting foto pada situsnya adalah hal yang sah, sesederhana mudahnya penggunaan gambar dalam berita. Selanjutnya, perkara hukum federal senilai USD 7,6 juta akan sangat berpengaruh cara blogger di manapun untuk memanfaatkan foto digital secara online.

42. Paul Graham, Trevor Blackwell, Robert Morris, dan Jessica Livingston, Founder Y Combinator
Daripada menanamkan modal besar dalam perusahaan-perusahaan yang mungkin (atau tidak) kelak akan menjadi perusahaan lain sekelas Google, perusahaan penanam modal seperti Y Combinator melakukan kalkulasi yang lebih kecil dengan potensi menjadi Google mini. Y Combinator melakukan 2 putaran biaya dan pengeluaran dengan jumlah kurang dari USD 20.000 untuk para coder dalam usaha mendanai pembuatan prototype yang kelak menghasilkan keuntungan lebih besar. Dalam aksi timbal baliknya, Y Combinator meminta porsi 2 % hingga 10 % saham perusahaan itu. Perusahaan-perusahaan kecil yang dibiayai adalah Reddit (telah diakuisisi oleh CondeNast), Kiko, dan Weebly. Nama-nama tersebut terdengar lucu, jelas, tetapi Anda pasti masih ingat waktu pertama kali mendengar nama YouTube?

43. Mikko H. Hypponen, Direktur penelitian antivirus dari F-Secure
Blog berita keamanan F-Secure, yang ditulis oleh direktur penelitian antivirus-nya, Mikko H. Hypponen, adalah salah satu tempat di Internet yang dapat dikunjungi untuk mempelajari tentang ancaman keamanan terbaru. Sayangnya Sony BMG tidak berpikir seperti itu. Ketika secara langsung diamati oleh F-Secure, Sony BMG mengacuhkan peringatan Hypponen sehubungan rootkit yang tersembunyi dalam software anti pembajakan yang digunakan dalam CD audio SonyBMG. Walaupun F-Secure tidak menyebarluaskan masalah tersebut, ahli Windows, Mark Russinovich, merinci proses penemuan rootkit tersebut dalam blog miliknya. Perasaan malu yang muncul (dan perkara hukum pihak ketiga tentang rootkit itu) kemungkinan mendorong Sony untuk menganggap Hypponen lebih serius lain kali.

44. Rob Malda, Founder Slashdot.org
Pada 1997, Rob Malda (aka CmdrTaco) pencipta Slashdot, blog yang aslinya memiliki konten berita dengan prioritas didiskusikan dalam kirimannya oleh pembaca penjerat (dan kadang sangat teknis). Faktanya, narasi berita aslinya sering kali tersedia berupa pokok sederhana lompatan saja untuk isi komentar dan diskusi situs itu (feed untuk link ke beberapa narasi berita). Bahkan jika Anda memilih Digg (lihat nomor 32), Techmeme (lihat nomor 38), Technorati, atau beberapa blog agregasi berita lainnya, jangan lupa semuanya mengawali dengan Slashdot. Penulis dan editor masih mempertimbangkannya dengan sebuah penghargaan jika narasi berita mereka “dipenggal,” walaupun terjadi peningkatan kompetisi dari situs lain yang mencuri sedikit gemuruh Slashdot.

45. Nick Denton, Founder Gawker Media
Kerajaan blog Nick Denton sangat berpengaruh dan sangat blog bahwa Anda mungkin paling tidak mengunjungi salah satu dari 15 propertinya setiap hari melalui sebuah rute atau lainnya. Dengan judul-judul yang menyertakan 6 Gawker alternatif halaman New York City, Washington, D.C., berita buruk Wonkette, L.A. sepadan dengan Defamer, dan situs berita teknologinya, Gizmodo, kerajaan Denton tidak perlu dipertanyakan lagi sebagai perusahaan blogging mandiri yang paling sukses di dunia Web saat ini, memiliki pengaruh signifikan dalam industri mulai dari bidang automobile Hollywood hingga teknologi mutakhir.

46. Sir Tim Berners-Lee, Direktur World Wide Web Consortium (W3C)
Apa yang akan Anda lakukan setelah menciptakan World Wide Web dan menawarkan secara cuma-cuma? Mendirikan konsorsium yang bertujuan mengimprovisasikannya. Ilmuwan Inggris ini merancang Web browser, editor, dan language protocol (HTTP) pertama sementara juga bekerja sebagai ilmuwan untuk CERN (European Organization for Nuclear Research), dan ia mendirikan W3C pada 1994. Ia saat ini menyuarakan dukungannya terhadap netralitas Internet. Dan seperti kata kalangan perusahaan finansial terbilang tua bernama E.F. Hutton, jika Berners-Lee berbicara, semua orang akan mendengarkan.

47. Leo Laporte, Creator podcast This Week in Tech (TWiT)
Paling tidak 15 tahun lalu, seorang pria di belakang Leoville menciptakan, memandu, dan menulis acara radio dan televisi, hal yang paling melambungkan mantan TechTV ini adalah penampilan Screen Savers. Gaya sesuai personalitasnya didemonstrasikan kepada dunia bahwa media teknologi bisa juga menyenangkan. Aksi penanaman modal terbarunya adalah jaringan podcast TWiT.tv, enterprise yang didukung pemirsanya ini mengumpulkan mantan kru TechTV lain dan mempekerjakan mereka untuk pembuatan lebih dari lusinan podcast, termasuk tajuk “This Week in Tech.”

48. Mohammed dan Omar Fadhil, Blogging Suara Iraq
Tidak terbilang banyaknya blogger yang tertahan karena masalah kebebasan berbicara dengan opini tentang Perang Iraq. Tetapi Fadhil bersaudara, yang membuat blog tentang Iraq, menjadi model yang memunculkan perspektif bahwa beberapa blogger lainnya dapat juga berkompetisi dengan mereka. Mereka adalah orang Iraq yang berbasis di Baghdad. Seseorang akan mendapati ketidakmungkinan membaca posting Fadhil tanpa mengakuisisi pemahaman lebih dalam tentang perang tersebut, implikasinya, dan efek setelahnya. Tidak ada contoh yang lebih baik di manapun tentang cara wartawan pribumi berusaha mengubah dunia.

49. Jesse James Garrett, Presiden Adaptive Path
Garrett, presiden butik desain Web di San Francisco, AS, bernama Adaptive Path, tidak menciptakan Ajax, kumpulan teknologi dan teknik pemrograman yang menyediakan aplikasi berbasis Web seperti aplikasi produktifitas Zoho dan Google Maps interaktifitas dan kecepatan serupa software desktop. Tetapi Ajax tidak benar-benar bangkit hingga Garrett mengidentifikasikan dan menyebutkannya dalam sebuah uraian yang cukup berpengaruh—dan ia tetap melakukan pembelaan dengan lancar untuk teknik inovatif lagi efektif yang digunakan dalam banyak situs dan layanan Web 2.0 terbaik.

50. Tila Tequila, Tokoh MySpace 
Jika Anda berteman dengan penyanyi dan model Tila Tequila (nee Nguyen), Anda bukan satu-satunya. Sebanyak 1,6 juta user MySpace mengidentifikasikan diri mereka serupa dengan Anda. Tequila membuktikan persahabatan MySpace ini dapat memberinya kekuatan (dukungan), kemasyuran, dan kekayaan. Nyatanya, ia mendefisi ulang kata “teman” untuk menjangkau individu yang bahkan tidak pernah ditemui. Meskipun apa yang Anda pikirkan tentang talenta Ms. Tequila, ia jelas dapat mengajarkan kursus melalui Web tentang ekonomi, menjadikan saluran komunikasi popularitas online-nya berada dalam ketenaran tingkat A (lebih tepat, tingkat C). Ia berpose untuk majalah Stuff dan ia ikut dalam film yang dibintangi Adam Sandler dan saat ini tengah dalam fase produksi. Halaman MySpace miliknya mengalami peningkatan tajam dengan tampilan lebih dari 56 juta halaman dan komentar sebanyak 1.734.374 buah.